
Bismillah
aku melangkah
bismillah
benihlah
bismillah
tumbuhlah
bismillah
buahlah
bismillah
rata segala gunung
bismillah
timbun segala jurang
bismillah
tenang segala laut
bismillah
reda segala badai
bismillah
lunak segala baja
bismillah
jinak segala singa
bismillah
henti segala benci
bismillah
ke hulu segala rindu
bismillah
ke muara segala cinta
(diambil dari kumpulan puisi husni djamaluddin, “indonesia, masihkah engkau tanah airku?” terbitan pustaka jaya, 2004.)
sajak di atas mengingatkanku bahwa sedari kecil kita sering diajarkan untuk membaca kalimat suci itu (bismillah) sebelum melakukan sesuatu: ketika mau makan, waktu mau naik kendaraan, saat hendak bepergian dsb. barangkali dengan menyebut nama tuhan kita lantas ingat bahwa selalu ada ‘campur tangan’ Allah dalam setiap langkah kita. atau bisa juga dengan membaca bismillah, kita lalu membawa Sang Khalik dekat2 kita, mengiringi setiap jengkal langkah sehingga kegiatan kita senantiasa terbimbing dan selamat dari godaan setan.
bismillah kumelangkah, bismillah kita melangkah…
bismillahirrahmanirrahim…
February 10, 2009 at 3:08 am
waah. nice blog. byk perenungan yg membantu. tukeran link doong
March 19, 2009 at 1:17 pm
*baca arsip blog sebelum-belumnya*
waooo…romantis. Intinya, situ mau nikah ya?
Haaa…ajak-ajak donk *lho*
March 19, 2009 at 2:44 pm
ah, ternyata udah nikah __|==|O
Hho..enak ya, Udah gak kesepian lagi