putri-lingkungan-hidup-elfin-pertiwi-rappa

ada yang baca radar malang jawa pos edisi sabtu dan minggu kemarin gak? aku baru sadar kalo ada topik yg lagi hangat di harian itu beberapa hari terakhir: pemilihan putri lingkungan hijau!

pemilihan putri2an seperti ini lumayan sering diadakan dari yg skalanya besar seperti miss universe, miss indonesia, sampai yg skalanya lokal seperti kakang-mbakyu, cak&ning, atau guk&yuk dan jaka&rara. meski jelas2 tak lepas dari kepentingan (baca: eksploitasi) industri (pariwisata, televisi&media, perusahaan dll) tapi nyatanya sambutan dari para perempuan itu sangat dahsyat. mereka pasti cermat berhitung bahwa keikutsertaan mereka dalam ajang2 itu bisa menjadi semacam jalan pintas menuju kesuksesan (kalo menang).

kembali ke putri hijau tadi, alih2 menampilkan profil nominasi secara lengkap, penyelenggara hanya menampilkan wajah2 peserta di koran disertai umur dan pekerjaan saja. dari situ pembaca seperti saya akan gampang saja menentukan pilihan peserta terbaik. parameternya sederhana saja: wajah dan penampilan. kalo wajahnya cukup ayu, dan gaya dalam berfoto gak aneh2, misalnya meletakkan tangan dalam posisi silang di dada (sic!) atau merapatkan kedua tangan di bawah rahang (mungkin ia kedinginan waktu foto itu diambil) mungkin ia akan segera meraih hati saya. tapi penilaian saya itu juga bisa sangat menipu. apalagi kalo dikaitkan dengan embel2 putri lingkungan itu.

saya jadi berpikir, kira2 dewan juri menentukan pemenangnya dengan cara apa, ya? kalo dg melihat performance dan cara jalan ini kan bukan ajang modelling. kalo dari ipk atau prestasi akademik, ini kan bukan ajang pemilihan mhs/pelajar berprestasi. aha, mungkin peserta terbaik adalah peserta yg selama penilaian terbukti paling ramah thd lingkungan. tidak suka buang tissue, bungkus permen atau botol aqua dari mobil. selalu jalan kaki ke mana2 karena berpikir jalan kaki itu sehat, tdk bikin polusi, dan bbm harus dihemat. atau yg tidak terlalu lama di kamar mandi dan menghabis2kan banyak air.

wah, diam2 saya sudah punya pemenang putri hijau sendiri. 🙂

 

malang, 2005

Advertisements