Bikin CD Kompilasi

 

Bikin CD kompilasi sepintas kelihatannya mudah, tinggal comot lagu sana-sini terus dibakar, jadi deh. Namun sebetulnya untuk membuat CD kompilasi yang apik, yang kira-kira bisa bikin pendengarnya bersenang hati atau merasa nyaman, ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

1. Pertimbangkan calon pendengar. CD itu niatnya dibuat untuk siapa? Apakah diri sendiri, teman, pacar, ataukah seseorang yang lain? Pastikan bahwa pendengar CD itu akan memberi apresiasi terhadap jenis musik yang kita pilihkan. Kita tak mungkin menghadiahi paman kita dengan kompilasi musik death metal terbaik sepuluh tahun terakhir, misalnya, percuma saja karena ia tak akan enjoy. Namun ia mungkin akan bungah menikmati sepilihan lagu jazz easy listening langka yang pernah ia gemari sewaktu ia muda.

2. Pertimbangkan juga apakah kompilasi ini ingin dijadikan semacam media penyampai emosi atau pesan. Apabila iya, maka kita perlu lebih selektif memilih lagu supaya nantinya pesan kita sampai atau dapat dimengerti. Sebuah CD yang diberikan sebagai (tambahan) kado pernikahan mungkin berisi lagu-lagu yang mendukung kesan bahwa kita ikut senang atas peristiwa pernikahan tersebut. Sedang CD simpati untuk teman yang patah hati mungkin berisi sekumpulan lagu-lagu sedih milik The Cure, Sigur Ros, Pink Floyd, dll.

3. Fokus ke genre dan tema. Suatu kompilasi yang memuat beberapa genre sekaligus bisa menciptakan distraksi/mood yang tak enak bagi pendengarnya. Kesan asal comot akan mengemuka. Kompilasi cukup memiliki satu tema. Dengan dukungan lagu-lagu yang pas dengan tema tersebut, CD kompilasi akan berkesan solid.

4. Membuat playlist alternatif. Lagu-lagu yang ingin dimasukkan ke CD kita kumpulkan dalam satu folder tersendiri. Kita bisa leluasa memasukkan ke dalam folder itu lagu-lagu yang kita sukai, yang kedengarannya enak, yang mungkin disukai pendengar, atau yang kira-kira sesuai tema. Lalu kita mulai menentukan mana yang sebaiknya diambil untuk CD dan mana yang tidak. Dari sekian banyak lagu yang tersisa dan tak masuk playlist utama, bisa kita buatkan playlist alternatif. Kita tak pernah tahu, kadang playlist alternatif juga bisa menjadi kompilasi yang hebat.

5. Bermain-mainlah dengan urutan lagu. Membuat CD kompilasi juga adalah upaya menciptakan pengalaman mendengar yang mengasyikkan, bukannya membuat bosan dan rasa kesal. Upayakan agar beberapa lagu awal langsung mencuri hati pendengar. Setelahnya, kita
upayakan agar mood terus terjaga hingga akhir. Prinsipnya adalah membuat susunan lagu sedemikian rupa sehingga CD itu bagian awalnya bagus, bagian tengahnya prima, dan bagian akhir/penutupnya sempurna. Dan kita mesti ekstra telaten, karena yang demikian itu bukan
hal yang mudah.

6. Berikan kejutan di beberapa bagian. Anda bisa menyertakan rekaman suara (misalnya potongan kutipan suara dari film) pada jeda antar lagu. Ini akan membuat CD anda lebih memorable.

7. Periksa hasil akhir playlist beberapa kali. Apabila anda menemukan satu dua lagu memiliki titik lemah maka anda bisa langsung membuang lagu itu dan menggantinya dengan lagu lain. Dengarkan lagi apakah sudah seperti yang anda inginkan atau belum. Oh ya, bagian akhir
dalam kompilasi selalu amat penting. Lagu pamungkas ini bisa dibuat jadi godam yang menimbulkan hentakan yang keras pada pendengar, bisa juga menjadi bisik lirih pengantar hasrat kerinduan yang mendalam.

8. Bakar kompilasi itu, dan apabila anda cukup senang dengan hasilnya, anda bisa membuat satu kopi untuk diri anda sendiri. Apabila lain hari anda memerlukannya untuk keperluan yang sama dan anda terlalu malas untuk membuat CD kompilasi lagi maka anda cukup menggandakan CD tersebut.

9. Sebelum memberikan CD itu kepada orang yang anda kehendaki, jangan lupa membuat cover art yang bagus. Anda bisa memanfaatkan software seperti Microsoft Publisher, atau Nero Cover Designer yang telah menyediakan beberapa contoh desain cover. Tapi untuk memberikan sentuhan personal barangkali akan lebih baik lagi kalau cover itu desain karya anda sendiri.

10. Berikan judul yang cantik atau mengena untuk kompilasi itu. Sebagai inspirasi, ingat-ingat nama album musik dan buku-buku indah kesukaan anda. Juga jangan merasa malu untuk memberi judul sendiri semisal ‘Melodi Cinta dari Seorang Pemuda Bau buat Seorang Gadis Cantik yang Baik Hati.’

Catatan:
1. Untuk membuat CD yang baik, sebisanya anda menghindari satu artis muncul lebih dari sekali, meski dalam lagu yang berbeda. Masih begitu banyak lagu bagus milik penyanyi/kelompok lain yang bisa anda ambil. Keluasan wawasan musik anda juga akan terlihat dari lagu-lagu yang anda pilih.

2. Jaga mood anda selama proses pembuatan CD kompilasi ini. Apabila sewaktu anda tengah melakukan proses kreatif ini tiba-tiba bad mood muncul, tinggalkan dulu kegiatan ini. Anda bisa melanjutkannya saat mood itu tiba.

3. Anda tak perlu kuatir perkara hak cipta. Membuat CD kompilasi sendiri untuk dihadiahkan kepada orang lain bukanlah pelanggaran hak cipta. Kecuali kalau anda memperbanyak CD itu, menjualnya dan mengambil keuntungan darinya.

Okay, selamat mencoba.